Mukjizat Yang Menimpa April Jasmine Dan Ustad Solmed

http://lukescollegelife.blogspot.com/2015/11/mukjizat-yang-menimpa-april-jasmine-dan.html

Waktu umur pernikahannya tetap dalam hitungan bln, keluarga Ustaz Solmed divonis dokter 'kesulitan mempunyai keturunan!'. Alasannya, April Jasmine, istrinya sudah menjalani operasi pengangkatan indung telur di saluran rahim.Kepanikan tampak di wajah Solmed waktu itu. Dirinya menitikan air mata di depan camera banyaknya program infotainment. Beliau pun mengaku tidak jarang menangis kala membicarakan persoalan itu bersama istrinya. April sedih, merasa jadi wanita tak sempurna."Saya & ia sama-sama nangis. Aku yang merupakan pria mesti mampu menenangkan ia. Aku bilang sama beliau utk tak bersedih sebab benar-benar ini telah Jalan-Nya. Semoga ini yg paling baik. Aku tetap menemani dirinya,” kata Solmed bersama nada rendah."Saya yang merupakan manusia biasa cuma mampu berdoa & mengusahakan. Saran dokter ini mesti aku ikuti. Mudah-mudahan tetap ada cita-cita dari doa & ikhtiar kami. Mudah-mudahan dapat mendapat anak yg soleh," sambung Solmed bersama sisa keoptimisannya.April divonis dokter mengalami pembengkakan indung telur. Indung telur kirinya membengkak maka mesti diangkat biar tak membahayakan indung telur kanan & rahimnya.dr Anggia, dokter kandungan yg menangani April mengemukakan, salah satu indung telur April sudah diangkat. Bisa Jadi utk mempunyai anak mungil, meskipun konsisten ada.

"Kalau dikatakan tetap terbuka ya, tetapi automatic angkanya menjadi lebih mungil sebab telah diangkat salah satu saluran telurnya," tegas dr Anggia, Rabu (31/10/2012)dulu di Rumah Sakit Umum Bunda Menteng Jakarta.Kala itu, dr Anggia tak mau berkata prosentase bisa jadi kesuksesan April sanggup hamil kembali. Dari yg sempat ditanganinya, ada yg sukses, namun angka keberhasilannya teramat mungil."Angka kesuksesan automatis menjadi lebih mungil maka nggak terlampaui tidak sedikit pasien (yg sukses). Bisa Saja hasilnya yg minta pertolongan inseminasi atau bayi tabung," ungkap dr Anggia setengah memberikan saran."Jadi masihlah lebih efektif menjalani bayi tabung, tetapi tak tertutup bisa saja jalani kehamilan alami," imbuhnya.Memang Lah masihlah ada mungkin, walau cuma sejengkal. Bahkan rahim itu bakal kembali diangkat kalau terimbas oleh infeksi dari operasi pertamanya. Mereka cuma mampu berpasrah, di antara keterbatasan ikhtiar yg mampu dilakukan."Saya belum berpikir berkaitan apa yg berlangsung. Namun yg saat ini kita pikirkan, disaat saat ini. Aku pun minta istri tidak berpikir soal rahimnya. Menjadi kita hadapi apa yg berjalan, ada Allah yg kasih jalan," ungkap Solmed mengupayakan tabah, manahan air mata.

"Masih ada dikala yg mampu digunakan 3 hingga 6 bln ke depan. Kita mengharapkan yang merupakan manusia, seluruh baik, sambil memohon kepada Allah," papar Solmed.April & Solmed komitmen utk menggunakan kesempatan yg serba terbatas. Tunai, April dikala itu menghentikan seluruhnya aktivitasnya di dunia hiburan. Dirinya tak mengeluh, waktunya mesti dimanfaatkan cuma buat istirahat & terapi hormon. Dalam benak mereka terbayang, seandainya selagi 3 hingga 6 bln tidak sukses, sehingga angan-angan punyai keturunan bakal makin jauh.Rupanya Allah mendengarkan doa & wujudkan ikhtiar hambanya. Hasilnya ketakutan tak mempunyai keturunan juga sirna. Tiga bln berselang sesudah operasi, April Jasmine dinyatakan positif hamil. Perjuangan kerasnya seperti terbayar oleh opini 'positif' dari dokternya. Mula-mula kali mendengar informasi bahagia tersebut, April mengaku tak kuasa menahan air mata."Alhamdulillah, bersyukur pada Allah, terhadap hasilnya sesudah kita teliti perkiraan sih kurang lebih 5 pekan & mungkin akhir bln ini, kata dokter, menunjukkan pergerakan, jantungnya berdenyut," ucap April Jasmin bersama senyum sumringah kala ditemui di kediamannya, di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (7/12/2012).

"Gak terasa air mata menetes, kita cari lokasi sholat di mushola, ketika itu Ashar, sujud syukur. Rasanya seneng, apa yg kita nantikan dateng pula. Ini bukan kebahagiaan saya sama Ustad aja, kawan-kawan serta terharu hingga nangis," menurutnya.Air mata bahagia sudah datang walau belum sepenuhnya aman buat mempunyai momongan. April masihlah mesti menjaga janinnya sampai persalinannya berlangsung tidak tersendat. Waktunya dikala itu, betul-betul diperlukan utk menjaga si janin.April tunduk menjalani hari-harinya, tak ke luar rumah & tak makan aneh-aneh. Ia menginginkan dapat menjalani persalinan dengan cara normal utk jadi seseorang wanita yg sempurna. Beliau diprediksi bakal melahirkan antara 13 Agustus hingga 15 Agustus. Dokter serta pernah memberikan prediksi susulan, ialah terhadap 30 Juli.Tapi, cocok takdirnya terhadap 22 Juli 2013, bayi Sulthan Mahmoed Qusyairi terlahir bersama berat 2,9 Kg & panjang 49 Senti Meter lewat proses caesar. Selamat! sudah berhasil menempuh perjalanan, melawan vonis mandul. 

| Obat Untuk Membantu Mengatasi Kemandulan